Skip to content

RPP.MEMAHAMI TATACARA SHALAT WAJIB

2010 June 28
Posted by siginarila

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

NAMA SEKOLAH : SMP N 22 Palembang
MATA PELAJARAN : Pendidikan Agama Islam
KELAS/SEMESTER : VII/1
ALOKASIH WAKTU : 2 X 40 Menit

I. Standar Kompetensi
Memahami tatacara shalat wajib

II. Kopetensi Dasar
Menjelaskan Ketentuan-Ketentuan shalat wajib

III. Indikator
1. Menjelaskan pengertian shalat wajib dan dasar hukumnya
2. Menyebutkan syarat-syarat shalat
3. Menyebutkan rukun-rukun shalat
4. Menyebutkan sunah-sunah shalat
5. Menyebutkan hal-hal yang membatalkan shalat

IV. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian shalat wajib dan dasar hukumnya
2. Siswa dapat menyebutkan syarat-syarat shalat wajib
3. Siswa dapat menyebutkan rukun-rukun shalat
4. Siswa dapat menyebutkan sunah-sunah shalat
5. iswa dapat menyebutkan hal-hal yang membatalkan shalat

V. Materi Pembelajaran
1. Pengertian shalat wajib dan dasar hukunnya
2. Syarat wajib dan syarat sah shalat
3. Rukun dan sunnah shalat
4. Hal-hal yang membatalkan shalat
5. Bacaan dan gerakan shalat

VI. Metode Pembelajaran
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Dril (Latihan)
4. Drmonstrasi

VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1.Kegiatan Pendahuluan
a. Mengucap salam
b. Memotivasi dan memberikan penjelasan tentang pentingnya materi yang akan dipelajari
c. Membaca surat An-nisa ayat 103
2.Kegiatan Inti
a. Guru menjelaskan Pengertian shalat wajib dan hukumnya
b. Guru dan siswa mengadakan tanya jawab
c. Siswa melakukan diskusi kelompok tentang ketentuan-ketentuan shalat
d. Siswa mempraktekkan bacaan dan gerakan shalat dengan benar
3.Kegiatan Penutup
a. Guru memberikan kesimpulan tentang tata tertib shalat
b. Guru mengakhiri pelajaran dengan do’a
c. Guru mengucapkan salam penutup
VIII. Alat/Sunber belajar
1. Al-Qur’an terjemahan Dep.Agama R.I
2. Buku paket PAI Kelas VII SMP
3. Buku-buku yang relevan

IX. Penilaian
1. Tekhnik penilaian : Tes tertulis dan unjuk kerja
2. Bentuk instrumen :Uraian dan praktek
3. Soal / Instrumen

Materi Pelajaran

1. Pengertian Shalat Wajib
Shalat wajib adalah serangkaian ibadah yang berupa ucapan dan gerakan yang dimulai dengan takbiratul ihram dan di akhiri dengan salam dengan syarat dan rukun tertentu.
Dasar Hukumnya :

Artinya: “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk”. (al-Baqarah: 43)

2. Syarat-syarat Shalat Wajib
a. Suci dari hadast kecil maupun besar
b. Suci badan, pakaian dan tempat dari najis
c. Menutup aurat (sesuatu yang harus ditutup karena menjadikan cela seseorang). Aurat laki-laki adalah antara pusat hingga lutut, sedangkan aurat perempuan semua bagian badan kecuali muka dan telapak tangan.
d. Telah masuk waktu sshalat
e. Menghadap kiblat
f. Mengetahui tata cara ashalat

3. Rukun-rukun Shalat Wajib
a. Berniat
b. Beridir betul bagi yang mampu dan jika tidak mampu berdiri, maka boleh dengan duduk atau berbaring
c. Membaca takbiratul ihram yaitu membaca “ Allahu Akbar”
d. Membaca Surat al-Fatihah
e. Rukuki disertau thuma’ninah
f. I’tidal disertai tuma’ninah
g. Sujud disertai thuma’ninah
h. Duduk antara dua sujud disertai thum’ninah
i. Duduk ahkir untuk membaca tasyahud akhir
j. Membaca tasyahud akhir
k. Membaca shalawat Nabi
l. Mengucapkan salam ayang pertama
m. Tertib artinya berurutan dalam melakukan rukun dan tidak ddibolak balik

4. Sunnah-sunnah Shalat Wajib
a. Membaca basmalah sebelum melakukan shalat
b. Mengangakat kedua tangan ketika membaca takbiratul ihkram
c. Mengangkat kedua tangan ketika akan rukuk dan berdiri dari tasyahud awal
d. Meletakkan telapak tangan kanan di atas pungguk telapak kiri dan kedua tangan diletakkan dibawah dada
e. Melihat ke arah tempat sujud ketika membaca syahadat
f. Membaca doa iftitah
g. Membaca ta’awudz sebelum membaca surat al-Fatiha
h. Diam sebentar sebelum dan sesudah membaca al-fatiha
i. Membaca amin sehabis membaca al-fatiha adan begitu pula disunnahkan membaca Robbighfirli sebelum amin
j. Membaca ayat al-Qur’an sesudah membaca surat al-Fatiha pada rakaat pertama dan kedua
k. Makmum disunnahkan mendengarkan bacaan al-Qur’an imam
l. Mengeraskan abacaan surat al-fatiha dan ayat al-Qura’an
m. Membaca atakbir ketika perpindahan gerakan shalat kecuali aketika I’tiadal (angun rukuk)
n. Membaca tasmi’ ketika aabangkit dari rukuk
o. Membaca doa (Roobban walakal hamdu) sesudah bangkit dari rukuk
p. Meletakkan kedua telapak tangan di atas lutut ketika rukuk
q. Memabca tasbih ketika sujud
r. Membaca tasbih 3 kali ketika sujud
s. Membaca doa ketika duduk dinatra dua sujud
t. Melakukan duduk iftirasy
u. Melakukan duduk tawarruk
v. Duduk sebentar sesudah sujud kedua sebelum berdiri
w. Membaca soa ketika tasyahud akhir
x. Menguacapkan salam yang akedua
y. Menoleh ke kanan dan kekiri ketika mengucap salam

5. Hal-hal yang Membatalkan Shalat Wajib
a. Meninggal salah satu rukun shalat atau memutuskan rukun shalat sebelum sempurna dengan sengaja
b. Meninggalkan salah satu syarat shalat
c. Berkata-kata dengan sengaaja diluar bacaan shalat
d. Bergerak lebih dari tiga kali selain gerakan shalat
e. Makan atau minum

No comments yet

Leave a Reply